Keterangan fhoto : Truck Pengangkut Alat Berat Excavator(Beco) yang terguling hingga menimpah pagar pesantren Addinussyaripiah Tanjung Makmur ,bersama Sopir Pak Sadikin (65) Warga Jalan Pancing Medan sedang mengamati aspal yang mengakibatkan tergulingnya truck yang di kemudikan
Rantauprapat , Gelorakyat.com
Truck Pengangkut Excavator(Beco) yang di Kemudikan oleh Sadikin usia (56) asal dari jalan pancing Medan , mengangkut Alat berat yaitu Excavator (Beco) dari Desa Tanjung Harapan yang di miliki oleh warga Tanjung Harapan, didalam Truck selain Sopir turut juga operator Beco Nanda (22) dan kenek yang sering di sapa oleh sopir Pak Sadikin dengan sebuatan Lae,dan saat kejadian terjungkilnya Truck tersebut Super selamat Sedang dua orang lainnya mengalami cedera terkilir bahu dan tangan, namun saat kejadian itu juga di saksikan oleh warga setempat terutama kaum ibu ibu yang lagi asik duduk – duduk di warung miso bakso di depan pesantren Addinussyaripiah Tanjung Makmur Desa Tanjung Harapan ,pada Jumat 20.00 wib (14/02/2024).
Setelah kejadian tergulingnyanya Truck Pengangkut alat berat Excavator(Beco) yang menimpah pagar tembok Pesantren, selanjutnya puhaknpesantren menemui super Truck untuk meminta pertanggung jawaban dari toke pemilik truck tersebut ternyata pemilik truck tersebut adalah sopirnya sendiri yaitu Pak Sadikin.
Saat pak Sadikin (sopir) di temui oleh awak media ini guna untuk memprrtanyakan kronologis kejadiannya pak sadikin menjelaskan, awal mulanya pak sadikin bersama keneknya menghalangi Kabel listrik supaya tidak terkenak Beco, namun saat menepi untuk menghindari Kabel listrik yang melintang di tengah jalan, tiba – tiba datang Truck Coldicel Pengangkut Buah sawit akhirnya truck yang di kemudikan kepingir jalan tepat di bibir tepi jalan namun jalan tersebut ambruk (runtuh) di karenanya jalan tersebut di bawahnya memang sudah berongga (kosong).
Menurut penjelasan salah satu warga setempat Dugel yaitu warga pulo intan desa Tanjung harapan menurutnya kejadian tergulingnya truck yang di kemudikan oleh Pak sadikin dengan Nomor Polis8 BK 8217 XB ini murni musibah bukan lalai atau keadaan ngantuk.karena saat kejadian waktupun masih di katakan sore belum terlalu malan yang tepatnya masik waktu isya, jelasnya.
Namun naas tak dapat di tolak, saat itu menimpa truck yang di kemudikan oleh pak sadikin, yang mana kejadian juga di saksikan oleh orang banyak dan banyak juga yang menjerit saat menyaksikan, akan tergulingnya Truk tersebut, asal mula kejadian dikarenakan bibir aspal tempat berpijaknya roda truck ambles sehingga menyebabkan truck tersebut terguling dan menimpa tembok pondok pesantren Addinussyaripiah tanjung makmur desa Tanjung harapan kecamatan pangkatan kabupaten labuhanbatu.
Namun atas kejadian itu tidak sepat merenggut nyawa dari para santri pesantren di karenanya saat itu sedang pelaksanaan sholat isya, hingga para santri tidak ada yang duduk di joglo yang berada tepat di pinggir tembok pagar tersebut, hingga tidak sepat menelan korban jiwa, namun tembok pondok pesantren Addinussyaripiah tumbang dan hancur yang diperkirakan sepanjang lebih kurang 20 meter.
Dan setelah kejadian pemilik pondok pesantren Addinussyaripiah menemui sopir untuk memberikan pertolongan dan juga memberikan tempat peristirahatan dan sekalian berbincang- bintang atas kejadian tersebut, dan selanjutnya mempertanyakan bagaimana pertanggung jawaban dari pemilik Truck dan pemilik Alat berat tersebut, pada akhirnya kedua bela pihak menyepakati untuk memperbaiki.
Lanjut Keterangan dari warga yang menyaksikan kejadian tersebut, menurut warga yang kejadian, bercerita bahwa Truck Pengangkut alat berat itu terguling di karenanya tiba – tiba ada Damtruck Pengangkut sawit melintas hingga pak sopir truck Pengangkut alat berat memberikan jalan hingga trucknya menepis di pinggir jalan yang posisi jalan asalnya sudah tidak bisa di injak oleh truck yang bermuatan berat lebih lagi berjualan Alat Berat seperti Excavator (Beco) akhirnya jalan tersebut ambles alias Runtuh.tutup warga.
Selanjutnya menurut dari Sopir Truck 0ak Sadikin truck tersebuat akan evakuasi secepatnya, kita lagi menunggu alat untuk menderek dari Rantau yaitu dari Saudara Toni , dan kita akan menunggu samapai alat derek tersebut datang,dan kita juga akan membqntu dan mengamati saat menaikkan truck yang terguling tersebut, agar tidak terjadi yang tak di inginkan tegas pK sopir Sadikin sekalian pemilik truck tersebut. (M.Silitonga)
Editor : Admin/Red.