Pemkab Labuhanbatu Di Peringataan HUT RI Ke – 79 Gelar napak Tilas Untuk Mengenang Nilai-Nilai Juang 45 

Keterangan fhoto:  Asisten I perintahkan /kesra Sekdakab Labuhanbatu  H Sarimpunan Ritonga .M.Pd.MM,bersama Kadisporabudpar H.Hulwy dan Ketua DAC 45 Rustam Hasibuan saat pelaksanaan Kegiatan Napak tilas di tugu juang 45 Lobusona 

 

Gelorakyat.com – Labuhanbatu

Dalam Rangka Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ( RI) ke-79 , Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Labuhanbatu melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Labuhanbatu menggelar kegiatan Napak Tilas untuk mengenang Nilai-Nilai Juang 45 dan Semangat Kemerdekaan yang diawali  dari Tugu Juang 45 Lobusona, Rantau Selatan menuju Rumah Dinas Bupati Pertama, di Jalan MH. Thamrin, Kecamatan Rantau Utara, Rabu (14/08/2024).

Mengingat para peserta yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa, tiba di Rumah Dinas Bupati Pertama, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian arahan dan penjelasan sejarah perjuangan. Dalam kesempatan ini, Asisten I Setdakab Labuhanbatu Drs. Sarimpunan Ritonga, M.Pd. mengatakan kepada para generasi muda bahwa nilai berbeda dengan harga.

“Harga bisa ditawar tapi kalau nilai tidak bisa ditawar, jadikan diri anda generasi  yang bernilai,” jelasnya.

H sarimpunan menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu terus menerus melakukan napak tilas guna untuk mengenang  nilai nilai juang di masa lalu  dan semangat kemerdekaan agar nilai nilai perjuangan tidak terputus.

Kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan sejarah singkat mengenai kemerdekaan RI oleh Ketua DAC 45 Rustam Hasibuan. Rustam mengatakan masih banyak yang beranggapan merdeka itu biasa saja padahal untuk mendapatkan kemerdekaan itu semua perlu perjuangan , dalam perjuangan  banyak yang harus jadi korban ,jadi artinya Kemerdekaaan Indonesia bukan diberikan, kemerdekaan RI adalah dengan jerih payah masyarakat Indonesia,lebih-lebih setelah kemerdekaan kita di tugaskan untuk terus berjuang menjaga kemerdekaan di negara yang kitacintai ini.jelas Rustam Hasibuan.

“Merdeka kita bukan hasil pemberian, merdeka kita dapatkan dari hasil perjuangan,” ucapnya.

Selain itu Rustam juga menjelaskan mengapa tugu juang yang sekarang ini dipilih menjadi lokasi sejarah perjuangan, karena Tugu juang ini adalah markasnya para pejuang,yang di jadikan  lokasi strategis, yang memiliki nilai yang tinggi, yang saat itu ditutupi oleh  hutan, hingga saat itu tempat tersebut tidak terlihat /nampak oleh musuh saat para pejuang bergeriliya.menurutnya.

Selanjutnya cerita perjuangan di ceritakan oleh  pejuang di masa lalu yaitu  Ketua pimpinan cabang Legiun Veteran Labuhanbatu Muhammad Kamil Sutrisno, dan arahan dari  Kanit Lalulintas Polres Labuhanbatu Beny Az, dan pengumuman lomba dalam pelaksanaan napak tilas.

Pelaksanaan napak tilas Turut hadir pada kegiatan ini, Kadisporabudpar Labuhanbatu, beberapa perwakilan OPD, perwakilan Kodim 0209/LB, perwakilan Polres Labuhanbatu, Kabid Kepemudaan Disporabudpar, perwakilan pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Labuhanbatu, dan hadirin lainnya. (Moy).

Editor : Admin/Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *